Rabu, 21 April 2010

METAMORFOSIS

Metamorfosis adalah suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan fisik dan/atau struktur setelah kelahiran atau penetasan. Perubahan fisik itu terjadi akibat pertumbuhan sel dan differensiasi sel yang secara radikal berbeda.

Beberapa serangga, amfibi, mollusca, crustacea, echinodermata, dan tunicata mengalami proses metamorfosis, yang biasanya (tapi tidak selalu) disertai perubahan habitat atau kelakuan.


METAMORFOSIS SEMPURNA DAN TIDAK SEMPURNA

Metamorfosis sempurna adalah metamorfosis yang mengalami 4 tahap pertumbuhan. Tahapan tersebut, yaitu telur, larva, pupa, dan dewasa. Adapun metamorfosis tidak sempurna adalah metamorfosis yang mengalami 3 tahap pertumbuhan, yaitu telur, nimfa, dan dewasa.
Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna ialah kupu-kupu dan nyamuk.
hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna ialah kecoak dan jangkrik.


Metamorfosis Kupu-kupu
Daur hidup kupu-kupu dimulai dari telur. Telur menetas menjadi ulat.
Ulat kemudian berubah menjadi kepompong. Akhirnya, kepompong yang telah cukup waktu akan berubah menjadi kupu-kupu. Kupu-kupu dewasa selanjutnya akan bertelur lagi. Demikian seterusnya. Di dalam daurhidup kupu-kupu, terjadi perubahan-perubahan bentuk atau metamorfosis.

Metamorfosis Kecoak
Mula-mula, telur kecoak akan menetas menjadi nimfa. Nimfa ialah tahapan tubuh hewan muda.
Nimfa pada kecoak memiliki bentuk tubuh yang hampir serupa dengan kecoak dewasa, tetapi ukuran nimfa lebih kecil dan belum bersayap. Dalam perkembangannya, nimfa akan mengalami pergantian kulit (ekdisis) berkali-kali hingga menjadi kecoak dewasa. Setelah dewasa, kecoak tersebut akan bertelur. Telur tersebut akan menetas. Tahapan perubahan bentuk akan terulang lagi.

Metamorfosis Katak
Katak juga mengalami metamorfosis sebab katak muda berbeda dengan katak dewasa.
Pada katak muda, setelah menetas dari telur, katak muda hidup di air, memiliki ekor dan tidak
memiliki kaki. Katak muda itu disebut berudu.
Menjelang dewasa, berudu mulai tumbuh kaki dan masih berekor, serta masih hidup di air. Setelah dewasa, kaki katak tumbuh sempurna dan ekor pun menyusut hingga tidak memiliki ekor lagi. Pada tahap katak dewasa, katak lebih sering berada di darat dan kembali lagi ke air untuk bertelur.
Posting Lebih Baru Posting Lama


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar